Mencoba Peluang Bisnis Forex

Belajar Forex

Apa itu bisnis forex? Bisnis valuta asing (foreign exchange) adalah kegiatan mengelola modal anda, oleh anda sendiri, dengan cara melakukan transaksi jual beli (trading) di pasar valuta asing secara online untuk dapat keuntungan/profit dari selisih nilai mata uang per-transaksi.

Sederhananya, keuntungan dalam trading forex didapat dengan dua cara yaitu;

  1. Membeli pada harga rendah lalu menjualnya pada harga yang lebih tinggi.
  2. Menjual pada harga tinggi lalu membelinya kembali pada harga yang lebih rendah.

Transaksi forex interbank di Indonesia jumlahnya kini mencapai US$400 juta – 500 juta per hari. Sementara transaksi forex offshore mencapai US$2 miliar setiap harinya. Di Indonesia saat ini terdapat 350 ribu – 400 ribu akun trader forex. Sementara jumlah trader forex yang aktif mencapai 75 ribu dengan trade volume mencapai 750 juta lot – 1,25 miliar lot (unit transaksi) per hari (sumber: swa.co.id).

Dalam dunia investasi/bisnis tentunya tidak dapat lepas dari resiko. Semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar resikonya. Forex adalah model investasi high risk. Kenapa? karena trader harus mampu memprediksi kapan nilai suatu mata uang akan naik atau turun.

Ketidaktahuan akan membuat faktor resiko membesar, sebaliknya semakin dalam pengetahuan, akan membuat keuntungan yang lebih menjanjikan.

Sebelum mengambil keputusan untuk membeli atau menjual, dalam dunia trading forex dikenal dua tipe analisa untuk memprediksi pergerakan nilai mata uang, fundamental dan teknikal.

Analisa fundamental adalah analisa dengan melihat kondisi makro sebelum membeli mata uang. Contoh: Jepang ketika terkena musibah Tsunami. Saat itu nilai tukar Yen turun tajam dan itu kesempatan untuk masuk atau membeli.

Analisa teknikal adalah analisa pergerakan yang didasarkan pada instrumen indikator (rumus, grafik, dsb) dan data historis suatu mata uang. Dengan memadukan satu atau beberapa instrumen analisa maka akan memberikan gambaran atau prediksi nilai mata uang tersebut ke depan.

Dalam investasi forex perlu fokus penuh dan jeli dalam melihat pergerakan pasar dan yakin saat mengambil keputusan. Sama seperti investasi lainnya, kita perlu kenali dan pahami betul setiap detainya agar bisa menikmati hasilnya.

Berikut adalah beberapa resiko dalam investasi/bisnis forex;

1. Volatilitas
Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas.

Mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas suatu mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.

2. Leverage
Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan “leverage” untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar. Anda bisa melakukan trading hanya dengan seperbagian dari modal yang seharusnya.

Dengan kata lain, fasilitas Leverage bisa membantu trader bermodal kecil untuk profit, tetapi juga membuka kemungkinan loss lebih besar daripada modal.

3. Mental & Karakter
Dunia forex adalah dunia dimana trader harus benar-benar mengerti dan memerlukan pembelajaran. Saat ini seorang trader bisa memulai trading secara online hanya dalam hitungan hari bahkan jam kalau mau. Tanpa pengetahuan, mental serta karakter yang tepat, atau dengan kata lain apabila Anda terlalu cepat masuk sama saja dengan bunuh diri.

Blog ini dikelola oleh Admin tunggal. Mediawarna menyajikan informasi ringan seputar investasi, perencanaan keuangan, kewirausahaan dan lifestyle.

Baca juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *