6 Tips Menata Peralatan Elektronik Dapur

Keberadaan peralatan masak elektronik di dapur akan sangat membantu kelancaran aktivitas memasak anda. Di samping desainnya yang bagus, warnanya yang menarik apakah kamu sudah mempertimbangkan efisiensi sebelum membeli perangkat elektronik untuk di dapur?

Dikenal dengan istilah home appliances yang terbagi ke dalam dua jenis, yaitu major appliances (peralatan utama dalam dapur yang tergolong berat seperti lemari es, mesin cuci, hingga kompor) dan small appliances (peralatan yang lebih kecil dan mudah dipindah-pindah seperti rice cooker, mixer dan lainnya).

Jangan terburu-buru membeli peralatan elektronik hanya karena godaan diskon dan cicilan harga. Apa saja yang harus dipertimbangkan sebelum membeli peralatan elektronik dapur?

Lay-out Dapur

Tiga aktivitas utama yang dilakukan di dapur adalah mempersiapkan bahan, mencuci dan memasak. Idealnya, alur proses tersebut ditata hingga menyerupai huruf L dan apabila memungkinkan dengan perbandingan ukuran 2:1. Area persiapan dan cuci buatlah berdekatan (contoh: panjang 3 meter), dan area memasak/kompor di sebelahnya (contoh: panjang 1.5 meter).

Dimensi Peralatan

Sebelum terlanjur membeli, ukur dulu setiap area yang tersedia. Area dapur secara umum atau ruang dalam cabinet (baca: kitchen set) yang sudah anda miliki. Jangan sampai beli kulkas tiga pintu, atau cooker hood 90 cm tapi ternyata tidak muat untuk diletakkan di dapur sendiri.

Penataan

Mau diletakkan dalam cabinet, di atas meja, diposisikan free standing atau mungkin memerlukan area khusus, anda harus mempertimbangkan dengan seksama perihal penataan ini, kalau bisa gunakan meteran dan catat masing-masing ukurannya. jangan sampai peralatan elektronik mengganggu pergerakan selama beraktivitas di dapur.

Kelistrikan

Hitung daya yang diperlukan dari masing-masing peralatan elektronik tersebut. Jangan sampai total daya listrik perangkat dapur melebihi kapastias di rumah. Hindari penumpukan stop kontak di satu sumber listrik meskipun peralatan dapur biasanya berdekatan.

Sirkulasi Udara

Setiap dapur idealnya memiliki jendela / ventilasi udara agar ruang menjadi nyaman dan sejuk. Namun, hindari meletakkan kompor tepat di depan jendela agar nyala api nggak terganggu. Sejak tahap perencanaan, usahakan di dekat jendela sebaiknya letakkan sink atau bak pencuci piring saja. Selain itu, penggunaan cooker hood atau penghisap udara di atas kompor, amatlah disarankan.

Keamanan

Hindari merapatkan barang elektronik ke dinding, atau bahkan menumpuknya. Selain untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sirkulasi uap mesin dari perangkat tersebut pun bisa bekerja maksimal. Selalu ikuti petunjuk keselamatan pemasangan pada masing-masing peralatan.

Efisiensi biaya rumah tangga juga dapat dilakukan dengan cara; bijak dan cermat dalam memilih perangkat elektonik di dapur. Semoga tips di atas bermanfaat.

(Foto cover: leeleedesigns.us)

Blog ini dikelola oleh Admin tunggal. Mediawarna menyajikan informasi ringan seputar investasi, perencanaan keuangan, kewirausahaan dan lifestyle.

Baca juga